CEK ID FACEBOOK

Senin, 03 Oktober 2011

KAFIR MENURUT PANDANGAN ISLAM

Wahai para pembaca yang Budiman yang Insya Allah bakalan selalu dirahmati oleh Allah Ta’ala sang Tuhan semesta ‘alam, kini sudah saatnya saya bercerita mengenai macam-macam orang kafir!

Siapakah orang kafir itu?…

Sesungguhnya orang kafir itu adalah orang non Muslim, dan orang non Muslim itu adalah orang kafir!

Semua orang kafir (semua orang non Muslim) itu adalah makhluk najis, maka janganlah kalian mencoba untuk mendekati mereka, apalagi sampai menikahi mereka!

Orang kafir atau orang yang musyrik atau orang non Muslim itu adalah musuh yang nyata bagi seluruh ummat Muslim!

Justeru menurut ajaran Islam, seluruh orang kafir wajib dibunuh dan diperangi oleh semua kaum Muslimin!

Tetapi jangan salah, tidak semua orang kafir itu diwajibkan untuk dibunuh and diperangi, dan sesungguhnya ada empat jenis orang kafir di ‘alam dunya ini!

.

.

EMPAT MACAM ORANG-ORANG KAFIR

.

Wahai para pembaca yang Budiman, sesungguhnya yang dimaksud dengan orang kafir alias orang non Muslim alias orang Musyrik didalam hukum dan syari’at Islam itu terbagi menjadi empat macam:

1] Kafir Dzimmy;

2] Kafir Mu’ahad;

3] Kafir Musta’man;

4] Kafir Harby!

.


1] Kafir Dzimmy!

Kafir Dzimmy adalah orang kafir atau orang-orang kafir yang membayar jizyah (pajak pertahun) dan membayar kharaj (pajak tanah) yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di negeri kaum muslimin. Kafir seperti hanya ada di negara-negara Islam yang benar-benar menegakkan hukum dan syari’at Islam (Contohnya di Arab Saudi), and di Indonesia tidak pernah kafir dzimmy. Kafir seperti ini tidak boleh dibunuh selama ia masih menaati peraturan-peraturan yang dikenakan kepada mereka (Seperti contohnya adalah membayar pajak jizyah dan pajak kharaj).

Banyak dalil yang menunjukkan mengenai hal tersebut diantaranya firman Allah Ta’ala yang maha ‘Aziz lagi maha Hakiim: “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah Swt dan tidak (pula) beriman (percaya) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa-apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah) (Agama Islam), (yaitu orang-orang) yang telah diberikan kitab suci kepada mereka, sampai mereka bersedia membayar jizyah (dan membayar kharaj) dengan patuh sedang mereka didalam keadaan shagirun (hina; patuh; rendah; tunduk)!”. (Qs At-Tawbah: 29).

Dan dari Buraidah, Nabi Muhammad Rasulullah Saw bersabda: “Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa alihi wa salllam apabila Beliau Saw mengangkat amir (pemimpin) pasukan beliau memberikan wasiat khusus untuknya supaya bertaqwa kepada Allah Ta’ala dan (wasiat pada) orang-orang yang bersamanya dengan kebaikan. Kemudian Beliau Saw bersabda: ‘Berperanglah kalian di jalan Allah dengan nama Allah, bunuhlah siapa saja yang kafir kepada Allah (tidak percaya kepada Allah), berperanglah kalian dan jangan mencuri harta rampasan perang dan janganlah mengkhianati janji dan janganlah melakukan tamtsil (mencincang atau merusak mayat) dan janganlah membunuh anak kecil dan apabila engkau berjumpa dengan musuh mu dari kaum musyrikin (orang kafir) dakwailah mereka kepada tiga perkara, apa saja yang mereka jawab dari tiga perkara itu maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka; serulah mereka kepada Islam, apabila mereka menerima maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka, apabila mereka menolak maka mintalah jizyah (pajak pertahun) dari mereka dan apabila mereka memberi, maka terimalah dari mereka dan tahanlah (tangan) terhadap mereka, apabila mereka menolak maka mintalah pertolongan kepada Allah kemudian perangi mereka!”. (Hadits Shahih Riwayat Muslim).

Dan dari Al-Mughirah bin Syu’bah, Nabi Muhammad Rasulullah Saw bersabda: “Kami diperintah oleh utusan Tuhan kami Shallallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam (Saw) untuk memerangi kalian sampai kalian menyembah Allah satu-satunya atau (kalau tidak) kalian wajib membayar Jizyah!”. (Hadits Shahih Riwayat Buhkari).

.


2] Kafir Mu’ahad!

Kafir Mu’ahad adalah orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati. Kafir seperti ini hanya akan ada ketika peperangan besar. Ketika kaum Muslim dan kaum kafir yang sedang berperang, mereka ingin berdamai untuk kurun waktu beberapa saat. Dan kafir seperti ini juga tidak boleh dibunuh sepanjang mereka menjalankan kesepakatan yang telah dibuat.

Allah Ta’ala berfirman: “Maka selama mereka berlaku istiqamah terhadap kalian, hendaklah kalian berlaku istiqamah (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaqwa!”. (Qs At-Taubah: 7).

Dan Allah Ta’ala berfirman: “Kecuali orang-orang musyrikin yang kalian telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi dari kalian sesuatu pun (dari isi perjanjian) dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kalian, maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaqwa!”. (Qs. At-Taubah: 4).

Dan Allah Ta’ala berfirman: “Jika mereka merusak sumpah (janji) nya sesudah mereka berjanji, dan mereka mencerca agama mu, maka perangilah pemimpin-pemimpin kekafiran itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang tidak dapat dipegang janjinya, agar supaya mereka berhenti!”. (Qs. At-Taubah: 12).

Dan dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Nabi Muhammad sang Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa yang membunuh orang kafir Mu’ahad, maka dia tidak akan mencium bau jannah. Dan sesungguhnya bau jannah itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun!”. (Hadits Shahih Riwayat Bukhari).

.

3] Kafir Musta’man!

Kafir Musta’man adalah orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin. Kafir semacam ini juga tidak boleh dibunuh selama masih berada didalam jaminan keamanan.

Allah Swt berfirman: “Dan jika seorang di antara kaum musyrikin (kaum kafir) meminta perlindungan kepada kamu, maka lindungilah dia agar dia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah dia ke tempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui!”. (Qs. At-Taubah: 6).

Dan dari ‘Ali bin Abi Thalib Ra, Nabi Muhammad Rasulullah Saw bersabda: “Dzimmah (janji, jaminan keamanan dan tanggung jawab) kaum muslimin itu satu, diusahakan oleh orang yang paling bawah (sekalipun)!”. (Hadits Shahih Riwayat Bukhari dan Muslim).

Imam An-Nawawy Rahimahullah berkata: “Yang diinginkan dengan Dzimmah di sini adalah Aman (jaminam keamanan). Maknanya bahwa keamanan kaum muslimin kepada orang kafir itu adalah sah (diakui). Maka barangsiapa yang diberikan kepadanya keamanan dari seorang Muslim, maka haram atas (muslim) yang lainnya untuk mengganggu dia (si kafir) selama dia (si kafir) masih berada didalam keamanannya (keamanan dari orang Muslim)!”.

Dan Ummu Hani’ berkata: “Wahai Rasulullah Saw, anak ibuku (yaitu ‘Ali bin Abi Thalib) menyangka bahwa dia boleh membunuh orang yang telah saya lindungi yaitu si Fulan bin Hubairah.”. Maka Nabi Muhammad Rasulullah Saw bersabda: “Wahai Ummu Hani’, Kami telah lindungi orang yang engkau lindungi!”. (Hadits Shahih Riwayat Bukhari).



4] Kafir Harby!

Kafir Harby adalah orang kafir yang tidak termasuk dari kategori yang telah disebutkan barusan. Kafir seperti ini adalah kafir yang sering kita temui dimana-mana. Dan orang kafir seperti inilah yang sangat diwajibkan untuk selalu dibunuh dan diperangi dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan didalam hukum dan syari’at Islam.

.

.

KESIMPULAN!

.
SESUNGGUHNYA SEMUA AGAMA ITU ADALAH KULTUS (ALIRAN SESAT), AND UMMAT NYA ADALAH KAUM YANG KAFIR YANG BAKALAN MENJADI AHLUL JAHANNAM! KECUALI ISLAM, HANYALAH ISLAM RAHMATAN LIL 'ALAMIN YANG TERLAHIR SEBAGAI AGAMA YANG INDAH DAN AGUNG DAN SUCI, DAN UMMAT NYA BUKANLAH KAUM YANG KAFIR, DAN UMMAT NYA BAKALAN MENJADI AHLUL JANNAH!

SESUNGGUHNYA SEMUA AGAMA ITU ADALAH KULTUS (ALIRAN SESAT), AND UMMAT NYA ADALAH KAUM YANG KAFIR YANG BAKALAN MENJADI AHLUL JAHANNAM! KECUALI ISLAM, HANYALAH ISLAM RAHMATAN LIL 'ALAMIN YANG TERLAHIR SEBAGAI AGAMA YANG INDAH DAN AGUNG DAN SUCI, DAN UMMAT NYA BUKANLAH KAUM YANG KAFIR, DAN UMMAT NYA BAKALAN MENJADI AHLUL JANNAH!


Wahai para pembaca yang Budiman, demikianlah pembagian orang kafir oleh para ulama seperti syekh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy; syekh Ibnu ‘Utsaimin; ‘Abdullah Al-Bassam dan ulama lainnya.

Dan bagi orang yang menelaah buku-buku fiqih Islami dari berbagai mazhab, maka mereka akan menemukan kebenaran mengenai pembagian orang kafir ini!

Dan sesungguhnya yang dimaksud dengan orang Musyrik adalah orang kafir, dan yang dimaksud dengan orang kafir adalah orang non Muslim!

Baik bagaimanapun, mereka adalah najis, tempat kembali mereka adalah neraka jahannam, dan mereka adalah musuh terbesar ummat Islam di ‘alam dunya dan di ‘alam akhirat.

Mereka (kaum kafir) itu diwajibkan untuk selalu dibunuh dan diperangi oleh kita (kaum Muslim), tetapi tidaklah semua kaum kafir diwajibkan untuk dibunuh dan diperangi.

Hanyalah kafir Harby yang wajib dibunuh dan diperangi!

Wallahu’alam!

Semoga bermanfa’at!

Wassalam!

0 komentar:

Posting Komentar

Alqur`an terjemah
Admin Von Edison alousci

 
Design by Blogger Themes | Bloggerized by Admin | free samples without surveys