CEK ID FACEBOOK

Kamis, 26 Juli 2012

AYAT AYAT INJIL YANG ANEH






Oleh Von Edison Alouisci



In the name of Allah, Most Beneficent, Most Merciful.
Kaum muslimin yang semoga di rahmati Allah, segala puji dan syukur hanya kepada-Nya yang telah banyak memberi kenikmatan dan kemudahan jalan. Dialah yang Maha Pemurah dan Maha Penerima Tobat. Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan kita meyakini bahwa Muhammad SAW adalah benar-benar utusan-Nya. Kitab Al Qur’an adalah kitab suci yang berasal dari Allah dan di dalamnya terdapat pelajaran berharga bagi umat. Al Qur’an tidak terdapat keraguan di dalamnya, kitab yang membenarkan dan menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya, termasuk Injil.
Kita sebagai umat muslim meyakini bahwa Injil yang dipegang oleh kaum Nasrani sekarang bukanlah Injil Isa, bukan pula Injil asli, namun Injil saat ini hanyalah kitab tulisan manusia dimana keasliannya sudah sangat diragukan. Mengenai sejarah pembukuan Injil, tidak akan dibahas di sini. Kali ini hanya mengutip sebagian kecil ayat-ayat Injil yang matannya (isinya) bertentangan atau paling tidak terdapat kerancuan di dalamnya.
1. Mana yang benar, 3 tahun kelaparan atau 7 tahun kelaparan?
”Kemudian datanglah Gad kepada Daud, memberitahukan kepadanya dengan berkata kepadanya, ’Akan datangkah menimpa engkau tujuh tahun kelapran di negerimu? Atau maukah engkau melarikan diri tiga bulan lamanya dari hadapan lawanmu, sedang mereka itu mengejar engkau?’” (Kitab 2 Samuel 24:13)
”Kemudian datanglah Gad kepada Daud, berkatalah ia kepadanya, ’Beginilah firman Tuhan: Haruslah engkau memilih. Tiga tahun kelaparan atau tiga bulan lamanya engkau melarikan diri dari hadapan lawanmu, sedang pedang musuhmu menyusul engkau?’” (Kitab 1 Tawarikh 21:11-13)
Perlu dicatat, perbedaan lafaz antara dua ayat di atas tidak ditemukan dalam Injil kami (terbitan Lembaga Alkitab Indonesia, cet. 19 thn. 2008). Bunyi dari Samuel pasal 24 ayat 13 tersebut berbunyi ”tiga tahun kelaparan” sehingga tidak ada perbedaan dengan Tawarikh pasal 21 ayat 12 dan 13. Kemungkinan Injil kami adalah yang telah dipalsukan dan dirubah ayat-ayatnya agar tidak nampak kedustaan di dalamnya. Hai kaum Nasrani!!! Kenapa kalian berani sekali merubah ayat-ayat ”Tuhan”? Engkau telah mempermainkan agamamu sendiri…
2. Mana yang benar, 8 tahun atau 18 tahun?
”Yoyakhin berumur delapan tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan sepuluh hari lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia melakukan apa yang jahat di mata Tuhan.” (Kitab 2 Tawarikh 36: 9)
”Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya Nehusta binti Elnathan, dari Yerusalem.” (Kitab 2 Raja-Raja 24: 8)
Perbedaan matan 8 dan 18 tahun tak ditemukan dalam Injil kami (terbitan Lembaga Alkitab Indonesia), kemungkinan telah dirubah dan dipalsukan agar tertutup dengan rapi cacat-cacatnya.
3. Hmmm…. Tuhan atau Iblis?
”Bangkitlah murka Tuhan terhadap orang Israel; Ia menghasut Daud melawan mereka, firman-Nya, ’Pergilah, hitunglah orang Israel dan orang Yehuda.’” (Kitab 2 Samuel 24: 1)
”Iblis bangkit melawan orang-orang Israel dan membujuk Daud untuk menghitung orang Israel.” (Kitab 1 Tawarikh 21: 1)
Kali ini, perbedaan dua ayat di atas antara Tuhan dan iblis terdapat dalam Injil kami. Mungkin penerbit kitab tersebut lalai dalam memalsukan hal ini, atau mereka merasa hal ini tidak penting.
4. Membingungkan, 700 kuda atau 7.000 kuda? Mengendarai kuda atau berjalan kaki?
”Tetapi orang Aram itu lari dari hadapan orang Israel, dan Daud membunuh dari orang Aram itu 700 ekor kuda dan 40.000 orang pasukan berkuda, Sobakh, panglima tentara mereka, dilukainya sedemikian, hingga ia mati di sana.” (Kitab 2 Samuel 10: 18)
”Tetapi orang Aram itu lari dari hadapan orang Israel, dan Daud membunuh dari orang Aram itu 7.000 ekor kuda dan 40.000 orang pasukan berjalan kaki; juga Sofakh, panglima tentara itu dibunuhnya.” (Kitab 1 Tawarikh 19: 18)
Pada Injil kami, kesalahan angka 700 dan 7.000 terdapat di dalamnya, begitu pula berkuda maupun berjalan kaki. Sekali lagi, penerbit Injil tersebut lalai dalam memalsukan kebohongannya. Semoga Allah menyegerakan kehancuran bagi mereka…
5. Lagi-lagi soal angka!!! 2.000 atau 3.000?
”Tebal ’laut’ itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. ’Laut’ itu dapat memuat 2.000 bat air.” (Kitab 1 Raja-Raja 7: 26)
”Tebal ’laut’ itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. ’Laut’ itu dapat memuat 3.000 bat air.” (Kitab 2 Tawarikh 4: 5)
Angka 2.000 dan 3.000 tertulis dalam Injil kami…
6. Silsilah dari Daud hingga Yesus ada dua versi.
Versi pertama berjumlah 28 orang:
Daudà Sulaimanà Rehabeamà Abiaà Asaà Yosafatà Yoramà Uziaà Yotamà Ahasà Hizkiaà Manasyeà Amonà Yosiaà Yekhoniaà Sealtielà Zerubabelà Abihudà Elyakimà Azorà Zadokà Akhimà Eliudà Eleazarà Matanà Yakubà Yusufà Yesus (Menurut Matius 1: 6-16)
Perhatikan versi kedua berjumlah 43 orang:
Daudà Natanà Matataà Minaà Meleaà Elyakimà Yonamà Yusufà Yehudaà Simeonà Lewià Matatà Yorimà Eliezerà Yesuaà Erà Elmadamà Kosamà Adià Malkhià Nerià Sealtielà Zerubabelà Resaà Yohananà Yodaà Tosekhà Simeià Maticaà Maatà Magaià Heslià Nahumà Amosà Maticaà Yusufà Yanaià Malkhià Lewià Matatà Elià Yusufà Yesus (Menurut Lukas 3: 23-31)
Aneh bukan??? Dan luar biasa aneh!!!
7. Tak seorangpun naik ke surga, tapi nyatanya ada yang naik ke surga!!!
“Tidak ada seorangpun yang telah naik ke surga, selain dari pada Dia yang telah turun dari Surga, yaitu Anak Manusia.” (Yohanes 3: 13)
“Lalu naiklah Elia ke surga dalam angin badai.” (2 Raja-Raja 2: 11)
Lho!!! Kok katanya tidak ada yang naik ke surga?
8. Apakah Saul meminta petunjuk/bertanya kepada Tuhan atau tidak di kala menghadapi tentara Filistin?
”Dan Saul bertanya kepada Tuhan, tetapi Tuhan tidak menjawabnya, baik dengan mimpi, baik dengan Urim, baik dengan perantaraan para Nabi.” (1 Samuel 28: 6)
”Demikianlah Saul mati karena perbuatannya yang tidak setia terhadap Tuhan, oleh karena ia tidak berpegang pada firman Tuhan, dan juga karena ia telah meminta petunjuk dari arwaqh, dan tidak meminta petunjuk Tuhan. Oleh sebab itu Tuhan membunuh dia dan menyerahkan jabatan raja kepada Daud bin Isai.” (1 Tawarikh 10: 13-14)
Apa yang harus saya katakan? Pertentangan ayat dalam Injil sudah menjadi hal yang biasa… Mengapa??? Karena Injil yang sekarang adalah “human made”, bukan wahyu Tuhan. Dan hasil karya manusia takkan luput dari kesalahan.
9. Yesus berkata bahwa dia takkan membiarkan seorangpun binasa!!! Apa benar?
Yesus berkata, ”Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku, tak seorangpun kubiarkan binasa.” (Yohanes 18: 9)
Yesus berkata, ”Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.” (Yohanes 17: 12)
Yesus berkata demikian, lalu ia berubah pikiran hingga harus mencabut kata-katanya. Kami memaklumi, Yesus adalah seorang manusia, dia bisa benar dan bisa saja salah!!!
10. Berdosa dan tidak berdosa!!!
”Apabila mereka berdosa kepada-Mu – karena tidak ada manusia yang tidak berdosa – dan Engkau murka kepada mereka dan menyerahkan mereka kepada musuh.” (2 Tawarikh 6: 36)
”Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih Ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tak dapat berbuat dosa. Karena ia lahir dari Allah.” (1 Yohanes 3: 9)
Jadi yang mana yang benar??? Apa saya harus tenang-tenang saja karena saya dijamin tidak berdosa seperti apa yang dikatakan kitab 1 Yohanes 3: 9, ataukah saya harus waspada karena takut akan melakukan dosa seperti yang dikatakan kitab 2 Tawarikh 6: 36??? Ada yang bisa bantu saya?
11. Bisakah Tuhan dilihat manusia? Bisakah dan bisakah?
Versi pertama: ”Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah” (Yohanes 1: 18); ”Seorangpun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tak dapat melihat-Nya” (1 Timotius 6: 16); ”Dan Tuhan berfirman: Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang wajah-Ku dapat hidup” (Keluaran 33: 20).
Versi kedua: ”Dan naiklah Musa dengan Harun, Nadab dan Abihu dan tujuh puluh orang dari para tua-tua Israel. Lalu mereka melihat Allah Israel” (Keluaran 24: 9-10); ”Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: Aku telah melihat Allah berhadapan muka” (Kejadian 32: 30).
Jadi, yang mana yang mendekati kebenaran? Katanya tak seorangpun pernah melihat Allah (Yohanes 1: 18), lalu mengapa sampai ada tujuh puluhan orang yang melihat-Nya (Kejadian 32: 30)? Apa anda merasa aneh??? Jangan khawatir, anda tidak diharapkan untuk mempercayai ayat-ayat konyol di atas…
12. Manakah yang lebih disukai Tuhan, tempat terang atau gelap?
”Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri” (1 Timotius 6: 16).
”Pada waktu itu berkatalah Solomo: Tuhan telah menetapkan matahari di langit, tetapi Dia memutuskan untuk diam dalam kegelapan” (1 Raja-Raja 8: 12).
Bisakah anda lihat perbedaannya?
13. Mengapa harus menyesal???
Versi pertama: ”Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta. Bukan anak manusia sehingga Ia menyesal” (Bilangan 23: 19).
Versi kedua: ”Dan menyesallah Tuhan karena malapetaka yang dirancang-Nya atas umat-Nya” (Keluaran 32: 14).
Mengapa Tuhan harus menyesal???
14. Ayat-ayat kembar!!! Kali ini kebalikan dari 6 point di atas, tiada beda…
Kitab 2 Raja-Raja pasal 19 dan Yesaya pasal 37
”Segera sesudah Raja Hizkia mendengar itu, dikoyakanlah pakaiannya dan diselubungi badannya dengan kain kabung, lalu masuklah ia ke rumah TUHAN.” (Kitab 2 Raja-Raja 19:1)
”Segera sesudah Raja Hizkia mendengar itu, dikoyakanlah pakaiannya dan diselubungi badannya dengan kain kabung, lalu masuklah ia ke rumah TUHAN.” (Yesaya 37: 1)
Dan juga:
”Ketika pegawai-pegawai Raja Hizkia sampai kepada Yesaya.” (Kitab 2 Raja-Raja 19: 5)
”Ketika pegawai-pegawai Raja Hizkia sampai kepada Yesaya.” (Yesaya 37: 5)
Lalu:

”Hizkia menerima surat itu dari tangan para utusan, lalu membacanya: kemudian pergilah ia ke rumah TUHAN dan membentangkan surat itu di hadapan TUHAN.” (Kitab 2 Raja-Raja 19: 14)
”Hizkia menerima surat itu dari tangan para utusan, lalu membacanya: kemudian pergilah ia ke rumah TUHAN dan membentangkan surat itu di hadapan TUHAN.” (Yesaya 37: 14)
Serta:
”Sebab itu, berangkatlah Sanherib, raja Asyur, dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.” (Kitab 2 Raja-Raja 19: 36)
”Sebab itu, berangkatlah Sanherib, raja Asyur, dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.” (Yesaya 37: 36)
Empat belas point yang menerangkan bahwa terdapat banyak pertentangan dalam Injil yang (katanya) merupakan referensi kehidupan beragama umat Nasrani. Mengapa Kitab dari Tuhan bisa mengalami banyak kontradiktif? Apakah Tuhan (entah itu Bapa, Anak, atau Roh Kudus) harus meralat tulisan-tulisannya? Apakah Tuhan melakukan kesalahan sehingga harus ada proses pengeditan? Mengapa Tuhan tidak konsekuen dengan perkataannya di satu tempat dan di tempat lain??? Mengapa… Mengapa… dan Mengapa…???
Aaahhh… Untuk apa aku terlalu sibuk mempertanyakan hal itu??? Toh telah kita ketahui jawabannya: ”Karena Injil yang sekarang bukan berasal dari Tuhan.” Ya!! Jawaban yang sangat memuaskan dan masuk akal. Akan tetapi apakah para pengikut kitab ini bisa memahami segala bentuk kekeliruan ini??? Ini terlalu sulit untuk dibahas. Cukuplah kami sebagai pemberi peringatan dan Allah yang memberi hidayah agar mereka sadar dari tidur panjangnya.
Yaa ayyuhal muslimuun… Telah nampak di hadapan kita kesalahan-kesalahan yang terdapat dalam Injil. Semoga ini memperkuat iman kita bahwa hanya Islamlah yang benar dan hanya Al Qur’an saja yang masih murni berasal dari Tuhan tanpa ada cacat dan pertentangan di dalamnya. ”Kalau sekiranya Al Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya” (An Nisaa: 82).
 
                                    RAMALAN ALKITAB YANG MELESET
1. Ramalan Paulus tentang kedatangan Yesus (I Tesalonika 4:16-17).
Dalam ayat ini Paulus meramalkan bahwa setelah kebangkitan Yesus dari kubur, dia dan seluruh pengikutnya yang masih hidup itu akan diangkat bersama-sama dengan Yesus dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Ramalan ini tidak terpenuhi, bukan Yesus yang menjemput Paulus, tapi pedang kaisar Nero yang memenggal leher Paulus di Roma tahun 64 M.
Ramalan Paulus ini tidak akan terjadi, meski dia diberi waktu 2000 tahun lagi untuk menunggu kegenapan nubuatnya.
2. Ramalan kedatangan Yesus (Matius 10:23; 16:28; Markus 9:1 dan Lukas 9:27).
Yesus menubuatkan bahwa dia dan kerajaan Allah akan datang sebelum para muridnya selesai mengunjungi kota-kota Israel. Ramalan ini meleset jauh, sebab sampai saat ini Yesus belum juga turun datang kembali ke dunia. Padahal para murid Yesus sudah mati semua 2000 tahun yang lalu.
3. Hak keturunan Abraham (Kejadian 21:12).
Dalam ayat ini Tuhan menubuatkan bahwa yang disebut keturunan Abraham adalah berasal dari Ishak. Nubuat ini meleset jauh lebih besar, Sebab dalam I Tawarikh 1:28-30 Ismail juga disebut sebagai anak keturunan Abraham.
4. Ramalan Tuhan Meleset (Yeremia 34:4-5)
Dalam ayat Tuhan berfirman bahwa Zedekia, raja Yehuda tidak akan mati oleh pedang, melaikan akan mati dengan damai. Nubuat ini meleset jauh, dalam kitab Yeremia 52:10-11 diceritakan bahwa pada akhir hayatnya Zedekia tewas ditangan raja Babel. Sebelum meninggal, mata Zedekia dibutakan, lalu dibelenggu dengan rantai tembaga. Kemudian ditaruh dalam rumah hukuman sampai meninggal.
5. Nubuat Tuhan tidak terjadi (Yeremia 36: 30).
Dalam kitab Yeremia 36: 30 Tuhan berfirman bahwa keturunan Yoyakim tidak ada yang naik tahta kerajaan Daud. Nubuat ini ternyata meleset. Diceritakan dalam kitab II Raja-raja 24:6 bahwa sepeninggal Yoyakim, yang naik tahta menggantikannya adalah Yoyakhin, anaknya.

1 komentar:

hendry hidayat mengatakan...

alqur'an adalah kitab yang turnun langsung dari alloh swt melalui nabi muhammad jelas dari tulisan dan bahasa bukan merupakan ciptaan manusia semua sama tidak di beda bedakan

lain halnya kitab nasrani dengan kitab yang mempunyai pengarangnya dan selalu berubah rubah artinya itu bukan kitab melainkan Undang undang

by senantiasa belajar

Posting Komentar

Alqur`an terjemah
Admin Von Edison alousci

 
Design by Blogger Themes | Bloggerized by Admin | free samples without surveys