CEK ID FACEBOOK

Rabu, 22 Agustus 2012

Al-irsyad (Wahhaby Indonesia 1914) buatan kafir Belanda!



mina alladziina farraquu diinahum wakaanuu syiya’an kullu hizbin bimaa ladayhim farihuuna

[30:32] yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka (tauhidnya menyimpang seperti mujasimmah dan musyabihah/mensifati Allah dengan sifat makhluq) dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.

Kelompok wahhaby ini dengan jelas-jelas mengkafirkan imam-imam ahlusunnah dalam taklim-taklim mereka!
adapun imam-imam sunni yang dikafirkan antara lain Imam Ibnu Hajar, Imam Nawawi, Imam 4 madzab dan lainnya!
karena imam-imam sunni sama aqidahnya dengan aqidah imam sunni (asya’irah).
SYEIKH AHMAD SURKATI AL-ANSHARI (ANTEK ZIONIS BELANDA)
(Pendiri Al-Irsyad Al-Islamiyyah)
Image
Pendiri al-irsyad adalah As-Surkati yang merupakan agen mossad tempo dulu atau agen organisasi rahasia Yahudi Fremasonry dan menjadi sahabat penjajah missionaris kafir Belanda untuk merusak Islam dan kaum muslimin dari dalam!
Ia adalah guru daripada tokoh wahhaby indonesia yaitu Ahmad Dahlan (Pendiri Wahhaby Muhammadiyah) dan Haji Zam-zam dan Muhammad Yunus (Pendiri Wahhaby persis) yang memecah belah perjuangan Indonesia melawan kafir Belanda dengan  menghukumi   seluruh ulama Indonesia yang bermadzab syafii adalah sesat!.
Syekh Ahmad surkati memutuskan mundur dari Jami’at Kheir (Jamaah para Habib alawiyyin/haddadiyah yang bermadzab ahlusunnah asysyaf’i), pada 6 September 1914 (15 Syawwal 1332 H). Dan dihari itu juga Syekh Ahmad bersama beberapa sahabatnya dari golongan non-Alawi mendirikan Madrasah Al-Irsyad Al-Islamiyyah, serta organisasi untuk menaunginya: Jam’iyat al-Islah wal-Irsyad al-Arabiyah(kemudian berganti nama Jam’iyat al-Islah wal-Irsyad Al-Islamiyyah).
berikut ini kutipan dari wahhaby dhiyausunnah assewed yang kecewa karena dianggap pesaing dalam mengemis dana bantuan dari rezim wahhaby saudy :
Pengkhianatan Al-Irsyad Terhadap Perjuangan Muslimin Indonesia Melawan Penjajah Kafir Belanda?

Memang belum selesai serial kemesraan (baca: rifq, liyn dan hikmah) Al-Irsyad dengan para pejabat penjajah kafir Belanda yang menjadi murid sekaligus sahabat As-Surkati.
Syahida syahidun min ahliha…
Hussein Badjerei berkata:
“Atas permintaan Syaikh Ahmad Surkati, hoofbestuur Al-Irsyad  dalam sidangnya tanggal 14 Maret 1941 pukul 16.30 di rumah Syaikh Ahmad Surkati telah mengambil keputusan antara lain:
1.Mempersiapkan naskah sejarah Al-Irsyad yang akan ditulis oleh Ahmad Surkati sendiri
2.Selaku pembantu khusus untuk penulisan sejarah ini ditunjuk Umar Naji…
3.Naskah jadi kelak akan diterbitkan secara resmi oleh Hoofdbestuur Al-Irsyad
4.Petugas pencari data ke daerah diangkat Abdulqadir Bahalwan
5.Panitia berkedudukan di Jakarta dengan Ketua, Sekretaris dan Bendahara sebagai pimpian harian. Panitianya disusun sebagai berikut: Ketua merangkap Bendahara: Hasan Argubi; Sekretaris Ali Harharah….
Dalam kegiatannya, Panitia yang dinamakan Lajnah Ta’liif Taarikh Al-Irsyad, telah meminta tulisan dan kesan tentang Al-Irsyad dan pemimpinnya Syaikh Ahmad Surkati dari: VAN DER PLAS, PIJPER, W.Wondoamiseno, A.Hassan, DE VRIES, PB.Muhammadiyah, PB Persis dan lain-lain, termasuk kalangan senior Al-Irsyad sendiri.
Yang jelas VAN DER PLAS sudah menyampaikan tulisannya, tetapi buku iini tidak sampai berhasil diterbitkan, baru berbentuk manuskrip tulisan tangan yang dikerjakan oleh Muhammad Nur Alanshary dan telah dikoreksi oleh Ahmad Surkati bersama-sama Abdullah Badjerei.” (AIMSB, hal.150)
Komentar:
Hussein Badjerei tidak menjelaskan secara rinci, bagaimana mekanisme panitia penulisan sejarah Al-Irsyad dalam meminta tulisan dan kesan dari individu dan organisasi yang mereka hubungi.
Ada dua catatan sangat penting mengenai informasi yang “dibocorkan’ oleh Hussein Badjerei ini:
Pertama: Panitia penulisan sejarah Al-Irsyad ini diketuai dan sekaligus dibendaharai oleh Kapten Arab Hasan Argubi dan kita tidak akan mengulang lagi dengan menjelaskan kedudukan penting antek Belanda ini di sisi As-Surkati!!
Kedua: Silakan anda perhatikan betapa mulianya kedudukan para pejabat penjajah kafir Belanda di sisi As-Surkati dan Irsyadnya!! Bahkan TIGA ORANG PEJABAT PENJAJAH BELANDA (Van Der Plas, Pijper dan De Vries) ikut menentukan isi sejarah Al-Irsyad!! Surkati-lah yang langsung mengoreksi hasil tulisannya!! Inikah wahai Aba Salma yang engkau katakan bahwa semua ini tidak ada hubungannya dengan wala’ dan kecintaan?!!
Website dan tokoh al-irsyad :
- salafy.or.id
alirsyad.net
Ahlussunnah Jakarta
AntiTeroris.com
As Salafy
An Nashihah
Majalah AsySyariah
Maktabah as sunnah
PP Ibnu qayim
Mereka adalah teroris.com
Thullabu Ilmy.com dsb
- abusalma dsb

0 komentar:

Posting Komentar

Alqur`an terjemah
Admin Von Edison alousci

 
Design by Blogger Themes | Bloggerized by Admin | free samples without surveys