CEK ID FACEBOOK

Kamis, 24 Januari 2013

KACAU BALAU KAIDAH BID`AH FIRQOG WAHABI

Pub : Qultu Man Ana


السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Saya catatkan disini contoh bentuk tanaqud;kontradiktif antara pengaku manhaj salafi,dan hal itu membuat makin jelas pada kita bahwa mafhum bidah menurut salafi itu ga jelas dan gonjang ganjing yang sangat dahsyat,dan perkara ini tdk cocok dengan pengakuan mereka yang muluk... 

Contoh ini bermula dari sebuah qisah yang akan aku ceritakan dengan ringkas: 
Aku duduk dengan sekumpulan orang yang taasub dengan kelompok kecil yang mereka ketahui dan mengingkari kelompok besar yang tidak mereka ketahui yakni mereka adalah wahabi,dan lalu terjadi pembahasan tentang masalah mafhum bidah dan cara penyelesaiannya dan berujung pada pendapat mereka bahwa menghidupkan malam maulid nabi SAW adalah bidah dholalah
Maka aku lalu menyebutkan pendapat pemuka ulama dan imam umat islam dan juga muhaddis dahulu yang berfatwa atas isthbabnya atau di bolehkannya mengadakan maulid 

Lalu mereka dengan yakin berkata "padahal mereka belum membaca dalil2 ulama dan imam tersebut': tidak ada dalil atas pendapat imam imam tersebut,justru ulama sunnah [maksud mereka adalah ulama wahabi] sepakat atas bidah dolalahnya amalan maulid 
Lalu aku berkata [dalam rangka memberi penjelasan]:setelah kalian bangun dari rukuk dalam shalat yakni ketika itidal,apakah kalian menyimpan dua tangan di atas dada atau melonjorkan keduanya ke bawah??
lalu mereka menjawab: aku menyimpan kedua tanganku di atas dada 
Aku pun berkata kembali:jika begitu,maka yang engkau lakukan itu sesuai sunnah menurut Ibnu utsaimin tetapi menurut albani,engkau telah melakukan bidah dholalah,lalu aku menjelaskan perkara itu. 
lalu ia diam,kemudian berkata:mereka berdua adalah ulama besar,maka barang siapa ijtihad dan tepat,maka ia dapat dua pahala,dan jika salah maka mereka mendapat atu pahala yaitu pahala ijtihadnya. 
Maka aku berkata: engkau telah menimbang dengan takaran yang tepat,maka engkau pun mesti menimbang pada kami dengan takaran yang sesuai juga,ketika terjadi perbedaan yang kontradiktif antara syaikh salafi sendiri,maka engkau mengangap bahwa itu ijtihad dan bukan bidah dan kalian diam,dan tetapi ketika syaikh salafi sepakat terhadap hal yang mana pendapat mereka berbeda dengan para imam imam yang agung seperi dalam hal maulid,maka hukum menurut engkau cuma satu yaitu dengan hukum pasti bahwa itu bidah dholalah...!!! apakah ini bukan sebuah taasub yang berlebihan dan merupakan hal yang di murkai yang kau hukumi pada golongan lain ???lalu bagaimana kalian menghukumi?? 

Maka aku tdk mendapat jawaban lagi darinya kecuali perkataan mereka:takutlah engkau kepada Allah,daging ulama itu beracun de el el..heheheh

===========================================================
Sekarang mari kita lihat bukti perbedaan pendapat yang kontradiktif antara Ibnu utsaimin dan Albani: Ibnu utsaimin berkata bahwa menyimpan kedua tangan di atas dada setelah berdiri dari rukuk yakni ketika itidal itu adalah sunnah,Dan Albani berkata bahwa hal itu adalah bidah dholalah .

LIHAT bukti perkataan Ibnu utasimin plus scan kitab juga referensinya hususnya yang warna merah:

 : وضع اليدين على الصدر بعد القيام من الركوع، سنة مشروعة 





Lihat bukti perkataan Albani plus scan kitab juga referensinya,lihat warna merah:

•  : وضع اليدين على الصدر بعد القيام من الركوع، بدعة ضلالة  



Contoh kedua:

Masalah perkataan bagi yang wafat:telah berpulang ke tempatnya yang terakhir
انتقل إلى مثواه الأخير
di sini perkataan bin baz kontradiksi dengan ibnu utsaimin dan albani
Ibnu baz berkata:
: لا بأس بمقولة انتقل إلى مثواه الأخير 
:tidak apa apa berkata:ia telah berpulang ke tempatnya yang terakhir.

lihat buktinya:




Ibnu utsaimin berkata:
• مقولة ((انتقل إلى مثواه الأخير)) حرام لا يجوز، ومضمونها إنكار البعث 
perkataan :telah berpulang ke tempatnya yang terakhir itu hukumnya haram dan tidak boleh dan mengandung keingkaran atas adanya hari kebangkitan .

lihat buktinya:





Albani berkata:

• مقولة ((انتقل إلى مثواه الأخير)) كفر لفظي على الأقل !!! وما ألقاها بين الناس إلا كافر ملحد 

;perkataan;telah berpulang ke tempatnya yang terakhir itu merupakan kufur ucapan dan tidaklah di kenakan pada manusia kecuali ia adalah kafir yang mulhid.

lihat scan kitabnya yang warna merah:


0 komentar:

Posting Komentar

Alqur`an terjemah
Admin Von Edison alousci

 
Design by Blogger Themes | Bloggerized by Admin | free samples without surveys