CEK ID FACEBOOK

Senin, 30 September 2013

PENGAKUAN HEMFHER ATAS TINGKAH LAKU MUHMMAD BIN ABDUL WAHAB PENDIRI WAHABI SALAFI


Penulis : Von Edison Alouisci

Peran Hempher terhadap Muhammad bin Abdul Wahab ini telah diberitakan dalam sebuah kitab berjudul “Mir’at al-Haramain”, yang terbit kurang lebih 120 tahun yang lalu. Dalam buku ini diberitakan bahwa pada 1125 H (1713 M) Muhmmad bin abdul wahhab bertemu Hempher, yang ternyata mata-mata Inggris, di Basrah. Kemudian terjalinlah persahabatan di antara keduanya. Peran Hempher sangat besar dan menentukan dalam gerakan Muhammad bin abdul wahab tersebut. Dan seterusnya. [Ayyub Sabri Pasya, Mir’at al-Haramain, Istanbul, terbit tahun 1888 M]

Buku Hempher ini awalnya diterbitkan secara berseri oleh surat kabar Jerman Spiegel. Lalu diterbitkan pula oleh sebuah surat kabar terkemuka Prancis. Lalu seorang Doktor dari Libanon menerjemahkan dokumen itu ke dalam bahasa Arab. Dari sinilah kemudian dokumen tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan bahasa-bahasa lainnya. Penerbit Waqf Ikhlas lalu menerbitkankannya dalam bahasa Inggris dengan judul “Confessions of A British Spy”.

Dalam bukunya, Hempher menyebutkan bahwa ia berangkat ke Istanbul pada 1710 M, dan tinggal di sana selama dua tahun. Kemudian ia kembali ke London, menikah, dan tinggal di sana selama enam bulan. Kemudian ia memperoleh tugas ke Irak. Setelah menempuh perjalanan selama enam bulan, ia sampai di kota Basrah (Irak). Di kota inilah ia bertemu dengan seorang anak muda bernama Muhammad bin Abdul Wahab an-Najdi. [Confessions of A British Spy, part 2-4].

Hempher juga menyebutkan bahwa ia menyusul muhammd bin abdul wahab yang pulang ke daerahnya. Ia lalu tinggal di rumah muhammd bin abdul wahab selama dua tahun. Mereka pun merancang program untuk mengumumkan seruan (ajaran) muhammad bin abdul wahhab.


Dokumen ini mengungkapkan latar belakang sesungguhnya dari gerakan Wahhabi yang inovasi oleh Mohammad bin abdul Wahhab

Sebagian pegakuannya hemfher bercerita begini :

“suatu hari aku bilang kepadanya, “Kawin mut’ah itu boleh”.
“Tidak!” sergahnya.

Aku berkata, “Allah berfirman, “Maka istri-istri yang telah kamu nikmati (mut’ah) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban..” (an-Nisa 24)”.

“Tetapi Umar yang mengharamkan mut’ah! Dengan mengatakan, “Dua mut’ah yang berlaku di masa Rasulullah, dan aku yang mengharamkan keduanya dan menghukum siapa yang melanggarnya”, katanya.

Aku berkata, “Bukankah kau pernah bilang, “aku (Muhammad bin Abdul Wahab) lebih tahu dari Umar, lalu kenapa kau ikut Umar?. Dan jika Umar mengharamkan apa yang dihalalkan Rasul, mengapa kau tinggalkan pandangan al-Qur`an dan Rasul, dan kau ikuti pandangan Umar?”.

Ia terdiam. Melihat ia diam bertanda puas dengan keteranganku, nampaknya bergejolak kebutuhan biologisnya (sementara ia belum punya istri).
Aku bilang padanya, “Bukankah kita (aku dan kau) adalah orang bebas dan mengambil halalnya mut’ah dan kita bersenang-senang?”

Ia mengangguk setuju, dan aku memanfaatkan sikap setujunya itu. Kemudian aku janjikan untuknya seorang wanita untuk dimut’ah olehnya. Keinginanku ialah membuyarkan rasa takutnya dari perselisihan antara ia dengan orang lain umumnya. Akhirnya ia memberi syarat bahwa ini rahasia antara aku dengannya dan tidak memberitahu namanya kepada perempuan yang akan dimut’ahinya. Maka aku langsung pergi ke tempat perempuan-perempuan Nasrani, yang mana mereka adalah antek-antek kementrian kami untuk merusak pemuda muslim. Aku dapatkan seorang wanita yang aku panggil dengan nama Shafiyah, dan telah aku ceritakan semuanya tentang pemuda ini. Dan pada waktu yang dijanjikan aku pergi bersama Muhammad, ke rumah Shafiyah yang saat itu sedang sendirian. Aku bacakan akad nikah mut’ah untuk Muhammad dalam waktu seminggu, dengan mahar sekian gram emas secara tunai. Aku senangkan hatinya dari luar sedangkan Shafiyah dari dalam.

Setelah Shafiyah mengambil hatinya dan memberikan manisnya kemaksiatan yang dilakukan Muhammad terhadap syariat di bawah naungan pemikiran dan kemandirian pandangannya yang bebas.”

Dari uraian hemfher ini Terbukti Muhammad kemudian nikah Muttah ala syiah dengan Shafiyah Akibat rayuan Hemfher yang memang sengaja menjebaknya.dan disini pula dapat kita pahami jika Muhammad bin abdul wahab sama sekali tak punya pendirian dan gampang dipengaruhi spionis inggris itu.dan itu artinya muhmmad bin abdul wahab Goblok !!

Cerita selanjutnya :

Mari kita simak agi cerita hemfher selanjutnya tentang cara dia menjebak muhammad bin abdul wahab soal minuman keras sbb :

Tiga hari kemudian, aku berbincang-bincang panjang dengannya soal bahwa minuman khamar itu tidak haram. Aku perdaya dirinya dengan menyertakan dalil-dalil al-Qur`an dan hadis, dan pada akhirnya aku bilang padanya, “Dibenarkan bahwa Mu’awiyah dan Yazid serta khulafa Bani Umayyah dan Bani Abbas, mereka saling menawarkan khamar. Maka mungkinkah mereka itu berada dalam kesesatan dan kau sendiri dalam kebenaran?

Sesungguhnya tidak syak lagi bahwa mereka itu lebih memahami Kitabullah dan Sunnah Rasul, dan benarkah mereka tidak mengetahui hal yang haram sementara mereka memahami hal yang makruh dan dibenci?

Sedangkan di kitab-kitab Yahudi dan Nasrani menunjukkan kehalalan khamar, masuk akalkah bila agama yang satu mengharamkan khamar sedangkan agama yang lain menghalalkannya?

Sementara semua agama berasal dari sisi Tuhan Yang Maha esa! Kemudian disebutkan dalam riwayat bahwa Umar minum khamar sehingga turun ayat, “Maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)” (al-Maidah 91). Bila khamar itu haram maka Rasul akan menghukumnya, tetapi ia tidak melakukannya maka ini menunjukkan kehalalannya.

Muhammad menyimak keteranganku dengan penuh perhatian, kemudian ia bangkit sambil mengatakan, “Bahkan dibenarkan dalam riwayat bahwa Umar mencampur khamar dengan air lalu meminumnya, dan mengatakan jika mabuk, itu haram. Tetapi jika tidak mabuk maka tidak haram”. Kemudian ia menambahkan bahwa Umar bvenar dalam masalah ini, sebab al-Qur`an mengatakan, “Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang..” (al-Maidah 91).

Maka jika khamar itu tidak memabukkan maka hal tidak akan terjadi seperti ayat yang telah aku sebutkan, karena itu khamar tidak dilarang jika tidak memabukkan.

Shafiyah memberitahu apa yang berlaku, ia berhasil menuangkan khamar keras kepada pemuda ini dan memberitahuku bahwa ia telah meminumnya sampai mabuk, berkelakuan kasar dan menyetubuhi dirinya beberapa kali di malam itu. Dan telah aku lihat badannya lemah dan mengkurus lantaran malam itu. Demikianlah aku dan Shafiyah mengendalikan dirinya sepenuhnya.

Nah dalam cerita ini Muhmmad bin abdul wahab juga bodoh karna dengan Istri muttahnya yang juga agen inggris ternyta dengan mudahnya mencekoki Muhammad bin abdul wahab dengan minuman keras.
Jika sudah begini sudah jelas Muhmmad bin abdul wahab terjebak tanpa sadar dan pastinya Ulama yang cacat akhlak !!

Contoh lain Muhmmad bin abdul wahab Lalai Sholat

Masih menurut cerita hemfher

Pernah aku bilang kepadanya, “Salat itu tidak wajib”.
“Kok begitu?” tanyanya.
Aku berkata, “Sebab di dalam al-Qur`an, Allah berfirman, “dan dirikanlah salat untuk mengingatku” (Thaha 14), maka yang dimaksud salat ialah mengingat Allah swt. Jadi ingatlah Allah swt sebagai ganti salat!”.
Wahab berkata, “Ya aku pernah dengar, sebagian ulama mengingat Allah swt di waktu-waktu salat sebagai ganti pekerjaan salat”.
Betapa senangnya diriku mendengar perkataanya itu, maka aku bumbui pandangannya ini hingga aku perkirakan bahwa aku dapat mengendalikan jalan pikirannya. Tak lama kemudian aku melihatnya tidak lagi serius dengan perkara salat, terkadang ia salat dan terkadang tidak. Terutama di waktu subuh, ia sering meninggalkan salat subuh. Setelah semalam aku asyik mengobrol panjang dengannya sampai tengah malam lewat, sehingga mendekati subuh ia kelelahan dan tinggalkan salat.
Begitulah aku tanggalkan pakaian keimanan dari pundak Wahab sedikit demi sedikit.”

nah bagaimana menurut anda ?? bukankah pas dengan hadits Rasulullah :"Sesungguhnya akan keluar dari "orang ini" satu kaum yang membaca kitabullah (al qur'an) dengan mudah, namun tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama bagaikan anak panah yang meleset dari sasarannya (sulit taubatnya). (HR. Muslim : 2500)

Tahukah anda ketika Nikkah Muttahnya selesai ternyata Muhmmad bin abdul wahab nikah lagi dengan wanita lain ketika bertemu lagi dengan hemfher di lain waktu.
berikut pengakuannya yang di tulis hemfher :

Muhammad Annajd mengatakan pada saya, “S-a-f-i-y-a-h pergi bersama saya ke Isfahan dengan status nikah mut’ah selama lebih dari dua bulan. Abdul Karim menemani saya pergi ke S-y-i-r-a-z dan mempertemukan saya dengan seorang wanita yang bernama A-s-i-y-a-h, yang lebih cantik dan menarik dari pada Safiyah. Dengan nikah bersama wanita itu saya benar-benar menikmati saat paling menyenangkan.”

wah..Muhmmad bin abdul wahab sang pendiri wahabi ini rajin nikah muttah ya ….

ada banyak sekali cerita tentang muhmmad bin abdul wahab dala sejarah yang di dokumentasi oleh para ulama sezaman dan bahkan dari pihak asing semacam hemfher dan secara pribadi jika melihat banyak data data terkait tidak tanduk muhmmad bin abdul wahab maka aku berani mengatakan dia adalah orang yang munafik.apa yang dia tulis dalam kitabnya tidak sesuai dengan sikap lahiriyahnya.bahkan ada bebarapa kitabnya jika kita teliti tidak sesuai dengan maksud ulama salaf.ini menandakan maksud maksud kembali keada Sunnah dan quran yang di gembor gemborkan tdak lain hanya berdasarkan akal pikirannya sendiri lebih lebih ia mudah dipengaruhi hemfher dan paham paham ibnu taymiyah dan murid muridnya yang juga berpaham mujasimah.
dan kesimpulan yang paling utama adalah..Muhmmad bin abdul wahab adalah ulama yang cacat,sombong,bodoh dan licik sehingga dibanyak kitab kitabnya yang nyunah itu tidak sesuai dengan kepribadiannya.ini tentu saja tidak disadari pengikutnya.yang mereka lihat hanya sisi baiknya saja padahal sejarah telah banyak membuktikan nilai minusnya seorang muhmmad bin abdul wahab dimata ulama muktabar dan para ahli sejarah.Jika kita hanya menyibak kitab kitab Muhammad bin abdul wahab yang tingkat originalnya diragukan karna sudak banyak di ubah atau sengaja ditutupi Aibnya maka orang awam akan hanya membaca bahwa Muhammad bin abdul wahabi adalah ulama yang baik.padahal jika kita mengakaji sudut pandang semua ulama sezaman yang merekapun menulis,maka kita bisa melihat kesalahan kesalahannya dan sudah barang tentu hanya mereka yang lebih paham ketimbang penulis wahabi yang baru nulis di abad 19 dan 20 sekarang !!.hal yang penting dalam hal ini..adalah

“ JIKA KITA MENILAI DIRI SENDIRI SEBAGAI ORANG YANG MERASA BAIK MAKA SEBENARNYA ITU KELIRU DAN SOMBONG.KARNA SEBAIKNYA BAIKNYA YANG MENILAI KESEHARIAN DIRI ADALAH ORANG LAIN YANG LEBIH DEKAT”

begitu juga halnya sejarah Muhammad bin abdul wahab.jika pengikutnya hanya mengkaji dengan cara sepihak dan hanya dengan modal kitab kitabnya sendiri tanpa memandang sudut pandang ulama sezamannya atau ahli sejarah sezamannya..maka dipastikan cerita baik baiknya diragukan.dizaman sekarang semua orang bisa membuat atau menyusun kitab macam Muhammad bin abdul wahab yang isinya BAIK BAIK semua.namun belum tentu penulisinya punya sipat dan sikap yang sama.kita ambil contoh saja anak anak kuliah ketika membuat disertasi..bagus bagus toh ?? tapi apa dirinya sebagus karya disertasinya ?? hmm sekali lagi mereka yang terdekat dalam kesharianyalah yang lebih tahu . jadi maksudku jika kita hendak menggali sejarah..maka..jangan lupakan semua sumber lebih lebih hal ini terkait masalah agama yang jika tidak teliti akan membuat kesalahan diri menentukan sikap keyakinan dan bisa menimbulkan fitnah dan mengajak kesesatan bagi orang yang kita ajak !! jika sudah begini maka dirilah yang paling celaka karna kebodohan memahami persoalan.Intaha

Sumber data :
1. Buku kitab Mir’at al-Haramain atau buku “Memoirs Of Mr Hempher, The Spy Inggris Untuk Timur Tengah” diterjemahan secara pribadi ke dalam bahasa Indonesia dari versi inggris
2.Sebagian dari makalah penelitian“Al zalazil wal fitan wa qarn al shaitan” karya pribadi penulis.sub.sejarah Muhammad bin abdul wahab.


Foto: ARTKEL SEJARAH

PENGAKUAN HEMFHER ATAS TINGKAH LAKU MUHMMAD BIN ABDUL WAHAB PENDIRI WAHABI SALAFI


Penulis Atikel ini : Von Edison Alouisci

websites : http://v-e-alouisci.blogspot.com


Peran Hempher terhadap Muhammad bin Abdul Wahab ini telah diberitakan dalam sebuah kitab berjudul “Mir’at al-Haramain”, yang terbit kurang lebih 120 tahun yang lalu. Dalam buku ini diberitakan bahwa pada 1125 H (1713 M) Muhmmad bin abdul wahhab bertemu Hempher, yang ternyata  mata-mata Inggris, di Basrah. Kemudian terjalinlah persahabatan di antara keduanya. Peran Hempher sangat besar dan menentukan dalam gerakan Muhammad bin abdul wahab  tersebut. Dan seterusnya. [Ayyub Sabri Pasya, Mir’at al-Haramain, Istanbul, terbit tahun 1888 M]

Buku Hempher ini awalnya diterbitkan secara berseri oleh surat kabar Jerman Spiegel. Lalu diterbitkan pula oleh sebuah surat kabar terkemuka Prancis. Lalu seorang Doktor dari Libanon menerjemahkan dokumen itu ke dalam bahasa Arab. Dari sinilah kemudian dokumen tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan bahasa-bahasa lainnya. Penerbit Waqf Ikhlas lalu menerbitkankannya dalam bahasa Inggris dengan judul “Confessions of A British Spy”.

Dalam bukunya, Hempher menyebutkan bahwa ia berangkat ke Istanbul pada 1710 M, dan tinggal di sana selama dua tahun. Kemudian ia kembali ke London, menikah, dan tinggal di sana selama enam bulan. Kemudian ia memperoleh tugas ke Irak. Setelah menempuh perjalanan selama enam bulan, ia sampai di kota Basrah (Irak). Di kota inilah ia bertemu dengan seorang anak muda bernama Muhammad bin Abdul Wahab an-Najdi. [Confessions of A British Spy, part 2-4].

Hempher juga menyebutkan bahwa ia menyusul muhammd bin abdul wahab yang pulang ke daerahnya. Ia lalu tinggal di rumah muhammd bin abdul wahab selama dua tahun. Mereka pun merancang program untuk mengumumkan seruan (ajaran) muhammad bin abdul wahhab.


 Dokumen ini mengungkapkan latar belakang sesungguhnya dari gerakan Wahhabi yang inovasi oleh Mohammad bin abdul Wahhab

Sebagian pegakuannya hemfher bercerita begini :

“suatu hari aku bilang kepadanya, “Kawin mut’ah itu boleh”.
“Tidak!” sergahnya.

Aku berkata, “Allah berfirman, “Maka istri-istri yang telah kamu nikmati (mut’ah) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban..” (an-Nisa 24)”.

“Tetapi Umar yang mengharamkan mut’ah! Dengan mengatakan, “Dua mut’ah yang berlaku di masa Rasulullah, dan aku yang mengharamkan keduanya dan menghukum siapa yang melanggarnya”, katanya.

Aku berkata, “Bukankah kau pernah bilang, “aku (Muhammad bin Abdul Wahab) lebih tahu dari Umar, lalu kenapa kau ikut Umar?. Dan jika Umar mengharamkan apa yang dihalalkan Rasul, mengapa kau tinggalkan pandangan al-Qur`an dan Rasul, dan kau ikuti pandangan Umar?”.

Ia terdiam. Melihat ia diam bertanda puas dengan keteranganku, nampaknya bergejolak kebutuhan biologisnya (sementara ia belum punya istri).
Aku bilang padanya, “Bukankah kita (aku dan kau) adalah orang bebas dan mengambil halalnya mut’ah dan kita bersenang-senang?”

Ia mengangguk setuju, dan aku memanfaatkan sikap setujunya itu. Kemudian aku janjikan untuknya seorang wanita untuk dimut’ah olehnya. Keinginanku ialah membuyarkan rasa takutnya dari perselisihan antara ia dengan orang lain umumnya. Akhirnya ia memberi syarat bahwa ini rahasia antara aku dengannya dan tidak memberitahu namanya kepada perempuan yang akan dimut’ahinya. Maka aku langsung pergi ke tempat perempuan-perempuan Nasrani, yang mana mereka adalah antek-antek kementrian kami untuk merusak pemuda muslim. Aku dapatkan seorang wanita yang aku panggil dengan nama Shafiyah, dan telah aku ceritakan semuanya tentang pemuda ini. Dan pada waktu yang dijanjikan aku pergi bersama Muhammad, ke rumah Shafiyah yang saat itu sedang sendirian. Aku bacakan akad nikah mut’ah untuk Muhammad dalam waktu seminggu, dengan mahar sekian gram emas secara tunai. Aku senangkan hatinya dari luar sedangkan Shafiyah dari dalam.

Setelah Shafiyah mengambil hatinya dan memberikan manisnya kemaksiatan yang dilakukan Muhammad terhadap syariat di bawah naungan pemikiran dan kemandirian pandangannya yang bebas.”

Dari uraian hemfher ini Terbukti Muhammad kemudian nikah Muttah ala syiah dengan Shafiyah Akibat rayuan Hemfher yang memang sengaja menjebaknya.dan disini pula dapat kita pahami jika Muhammad bin abdul wahab sama sekali tak punya pendirian dan gampang dipengaruhi spionis inggris itu.dan itu artinya muhmmad bin abdul wahab Goblok !!

Cerita selanjutnya :

Mari kita simak agi cerita hemfher selanjutnya tentang cara dia menjebak muhammad bin abdul wahab soal minuman keras sbb :

Tiga hari kemudian, aku berbincang-bincang panjang dengannya soal bahwa minuman khamar itu tidak haram. Aku perdaya dirinya dengan menyertakan dalil-dalil al-Qur`an dan hadis, dan pada akhirnya aku bilang padanya, “Dibenarkan bahwa Mu’awiyah dan Yazid serta khulafa Bani Umayyah dan Bani Abbas, mereka saling menawarkan khamar. Maka mungkinkah mereka itu berada dalam kesesatan dan kau sendiri dalam kebenaran? 

Sesungguhnya tidak syak lagi bahwa mereka itu lebih memahami Kitabullah dan Sunnah Rasul, dan benarkah mereka tidak mengetahui hal yang haram sementara mereka memahami hal yang makruh dan dibenci? 

Sedangkan di kitab-kitab Yahudi dan Nasrani menunjukkan kehalalan khamar, masuk akalkah bila agama yang satu mengharamkan khamar sedangkan agama yang lain menghalalkannya? 

Sementara semua agama berasal dari sisi Tuhan Yang Maha esa! Kemudian disebutkan dalam riwayat bahwa Umar minum khamar sehingga turun ayat, “Maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu)” (al-Maidah 91). Bila khamar itu haram maka Rasul akan menghukumnya, tetapi ia tidak melakukannya maka ini menunjukkan kehalalannya.

Muhammad menyimak keteranganku dengan penuh perhatian, kemudian ia bangkit sambil mengatakan, “Bahkan dibenarkan dalam riwayat bahwa Umar mencampur khamar dengan air lalu meminumnya, dan mengatakan jika mabuk, itu haram. Tetapi jika tidak mabuk maka tidak haram”. Kemudian ia menambahkan bahwa Umar bvenar dalam masalah ini, sebab al-Qur`an mengatakan, “Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang..” (al-Maidah 91). 

Maka jika khamar itu tidak memabukkan maka hal tidak akan terjadi seperti ayat yang telah aku sebutkan, karena itu khamar tidak dilarang jika tidak memabukkan.

Shafiyah memberitahu apa yang berlaku, ia berhasil menuangkan khamar keras kepada pemuda ini dan memberitahuku bahwa ia telah meminumnya sampai mabuk, berkelakuan kasar dan menyetubuhi dirinya beberapa kali di malam itu. Dan telah aku lihat badannya lemah dan mengkurus lantaran malam itu. Demikianlah aku dan Shafiyah mengendalikan dirinya sepenuhnya.

Nah dalam cerita ini Muhmmad bin abdul wahab juga bodoh karna dengan Istri muttahnya yang  juga agen inggris ternyta dengan mudahnya mencekoki Muhammad bin abdul wahab dengan minuman keras.
Jika sudah begini sudah jelas Muhmmad bin abdul wahab terjebak tanpa sadar dan pastinya Ulama yang cacat akhlak !!

Contoh lain Muhmmad bin abdul wahab Lalai Sholat 

Masih menurut cerita hemfher

Pernah aku bilang kepadanya, “Salat itu tidak wajib”.
“Kok begitu?” tanyanya.
Aku berkata, “Sebab di dalam al-Qur`an, Allah berfirman, “dan dirikanlah salat untuk mengingatku” (Thaha 14), maka yang dimaksud salat ialah mengingat Allah swt. Jadi ingatlah Allah swt sebagai ganti salat!”.
Wahab berkata, “Ya aku pernah dengar, sebagian ulama mengingat Allah swt di waktu-waktu salat sebagai ganti pekerjaan salat”.
Betapa senangnya diriku mendengar perkataanya itu, maka aku bumbui pandangannya ini hingga aku perkirakan bahwa aku dapat mengendalikan jalan pikirannya. Tak lama kemudian aku melihatnya tidak lagi serius dengan perkara salat, terkadang ia salat dan terkadang tidak. Terutama di waktu subuh, ia sering meninggalkan salat subuh. Setelah semalam aku asyik mengobrol panjang dengannya sampai tengah malam lewat, sehingga mendekati subuh ia kelelahan dan tinggalkan salat.
Begitulah aku tanggalkan pakaian keimanan dari pundak Wahab sedikit demi sedikit.”

nah bagaimana menurut anda ?? bukankah pas dengan hadits Rasulullah  :"Sesungguhnya akan keluar dari "orang ini" satu kaum yang membaca kitabullah (al qur'an) dengan mudah, namun tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama bagaikan anak panah yang meleset dari sasarannya (sulit taubatnya). (HR. Muslim : 2500)

Tahukah anda ketika Nikkah Muttahnya selesai ternyata Muhmmad bin abdul wahab nikah lagi dengan wanita lain ketika bertemu lagi dengan hemfher di lain waktu.
berikut pengakuannya yang di tulis hemfher :

Muhammad Annajd mengatakan pada saya, “S-a-f-i-y-a-h pergi bersama saya ke Isfahan dengan status nikah mut’ah selama lebih dari dua bulan. Abdul Karim menemani saya pergi ke S-y-i-r-a-z dan mempertemukan saya dengan seorang wanita yang bernama A-s-i-y-a-h, yang lebih cantik dan menarik dari pada Safiyah. Dengan nikah bersama wanita itu saya benar-benar menikmati saat paling menyenangkan.”

wah..Muhmmad bin abdul wahab  sang pendiri wahabi ini rajin nikah muttah ya …. 

 ada banyak sekali cerita tentang muhmmad bin abdul wahab dala  sejarah yang di dokumentasi oleh para ulama sezaman dan bahkan dari pihak asing semacam hemfher dan secara pribadi jika melihat banyak data data terkait tidak tanduk muhmmad bin abdul wahab maka aku berani mengatakan dia adalah orang yang munafik.apa yang dia tulis dalam  kitabnya tidak sesuai dengan sikap lahiriyahnya.bahkan ada bebarapa kitabnya jika kita teliti tidak sesuai dengan maksud ulama salaf.ini menandakan maksud maksud  kembali keada Sunnah dan quran yang di gembor gemborkan tdak lain hanya berdasarkan akal pikirannya sendiri lebih lebih ia mudah dipengaruhi hemfher dan paham paham ibnu taymiyah dan murid muridnya yang juga berpaham mujasimah.
dan kesimpulan yang paling utama adalah..Muhmmad bin abdul wahab adalah ulama yang cacat,sombong,bodoh dan licik sehingga dibanyak kitab kitabnya yang nyunah itu tidak sesuai dengan kepribadiannya.ini tentu saja tidak disadari pengikutnya.yang mereka lihat hanya sisi baiknya saja padahal sejarah telah banyak membuktikan nilai minusnya seorang muhmmad bin abdul wahab dimata ulama muktabar dan para ahli sejarah.Jika kita hanya menyibak kitab kitab Muhammad bin abdul wahab yang tingkat originalnya diragukan karna sudak banyak di ubah atau sengaja ditutupi Aibnya maka orang awam akan hanya membaca bahwa Muhammad bin abdul wahabi adalah ulama yang baik.padahal jika kita mengakaji sudut pandang semua ulama sezaman yang merekapun menulis,maka kita bisa melihat kesalahan kesalahannya dan sudah barang tentu hanya mereka yang lebih paham ketimbang penulis  wahabi yang baru nulis di   abad  19 dan 20 sekarang !!.hal yang penting dalam hal ini..adalah 

“ JIKA KITA MENILAI DIRI SENDIRI SEBAGAI ORANG YANG MERASA BAIK MAKA SEBENARNYA ITU KELIRU DAN SOMBONG.KARNA SEBAIKNYA BAIKNYA YANG MENILAI KESEHARIAN DIRI ADALAH ORANG LAIN YANG LEBIH DEKAT”

begitu juga halnya sejarah Muhammad bin abdul wahab.jika pengikutnya hanya mengkaji dengan cara sepihak dan hanya dengan modal kitab kitabnya sendiri tanpa memandang sudut pandang ulama sezamannya atau ahli sejarah sezamannya..maka dipastikan cerita baik baiknya diragukan.dizaman sekarang semua orang bisa membuat atau menyusun kitab macam Muhammad bin abdul wahab yang isinya BAIK BAIK semua.namun belum tentu penulisinya punya sipat dan sikap yang sama.kita ambil contoh saja anak anak kuliah ketika membuat disertasi..bagus bagus toh ??  tapi apa dirinya sebagus karya disertasinya ?? hmm sekali lagi mereka yang terdekat dalam kesharianyalah yang lebih tahu . jadi maksudku jika kita hendak menggali sejarah..maka..jangan lupakan semua sumber  lebih lebih hal ini terkait masalah agama yang jika tidak teliti akan membuat kesalahan diri menentukan sikap keyakinan dan bisa menimbulkan fitnah dan mengajak kesesatan bagi orang yang kita ajak  !! jika sudah begini maka dirilah yang paling celaka karna kebodohan memahami persoalan.Intaha 

Sumber data :
1. Buku kitab Mir’at al-Haramain atau buku “Memoirs Of Mr Hempher, The Spy Inggris Untuk Timur Tengah” diterjemahan secara  pribadi  ke dalam bahasa Indonesia  dari versi inggris 
2.Sebagian dari makalah penelitian“Al zalazil wal fitan wa qarn al shaitan” karya pribadi penulis.sub.sejarah Muhammad bin abdul wahab.

1 komentar:

Saiful Anugrah mengatakan...

subhanallah artikel yang sangat menarik.. tapi tahukah kamu tentang ayat alquran yang berbunyi

6. Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang Fasik membawa suatu berita, Maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.

semoga jadi renungan bersama.. jangan gampang di hasud dan di adu domba apalagi literatur yang di bawa orang kafir dan fasik.

Posting Komentar

Alqur`an terjemah
Admin Von Edison alousci

 
Design by Blogger Themes | Bloggerized by Admin | free samples without surveys