CEK ID FACEBOOK

Rabu, 09 Oktober 2013

HATI HATILAH PADA DAKWAH SEKTE YANG BERKIBLAT PADA SYARIAT AJARAN SYETAN



  1. Penulis : Von Edison Alouisci

    SYETAN ITU TIDAK AKAN PERNAH SENANG melihat manusia banyak beribadah,melakukan amal amalan Jariyah,amalan amalan sedekah.Doa doa keselamatan yang ditujukan kepada Allah bagi kebaikan diri sendiri,keluarga.sanak famili.tetangga,baik yang telah mati maupun masih hidup.

    WAHABI SALAFI PUN TIDAK MERASA SENANG dengan segala amal perbuatan selain golongan mereka sekalipun dalil dalilnya jelas dan tidak pula sembarangan.maka tidak heran jika mereka mudah Mencap BId`ah,syirik dan kafir seakan akan merekalah yang lebih baik dalam segala hal.
    SEKTE ANYAR ini sama dengan syetan.Tidak akan pernah Kapok mencari cari cari persoalan yang perlu untuk nantinya menjadi bekal buat mengatakan bid`ah,syrik dan kafir dengan modal Asal asalan memahaminya maksudnya sehingga tanpa sadar mereka lupa pendapat Ahlinya (ulama salaf,tabiin dan tabiun) namun lucunya suka mengaku ‘BERMANHAJ SALAF BERDASARKAN PEMAHAMAN SALAFUS SHOLEH”.padahal Banyak sekali contoh mereka sama sekali tidak sama dengan paham salaf.

    Lidah Sungguh Tidak bertulang.banyak orang macam pengikut wahabi salafi’ MENGAKU demikian namun realitanya mereka justru seakan tidak peduli setiap di tunjukkan dalil pendapat ulama salaf sebenarnya.Jika sudah begini..mana mungkin mereka di sebut pahamnya sesuai pemahaman salafus sholeh.

    Jika kita banyak banyak menelusuri ajaran wahabi..justru banyak kita lihat mereka hanya “MEMBUAT STATEMENT MEREKA SENDIRI” menebak nebak maksud hadits dan quran sendiri dan jika ditanya BAGIMANA MAKSUDNYA MENURUT ULAMA SALAF ??. mereka ini seakan kebingungan sendiri karna banyak kenyataan pandapat karya mereka sendiri MENYIMPANG dari pendapat kaum salaf originalnya.inilah salah sebab jika punya ilmu tak punya sanad.Meraka ini jika diberikan masukkan yang jelas berangkat dari Dalil ulama salaf sesungguhnya, sikap mereka 180 derajat tidak ada bau Sunahnya.KASAR,CACI MAKI.MENGATAKAN SYIAH SEBAGAI KAMBING HITAM PADA ORANG YANG telah membuat kedoknnya terbuka.

    Bagi yang cerdas.. Dan ulama ulama Pondokkan, melihat Fenomena fitnah fitnah wahabi macam ini mereka tertawa geli melihat tingkahnya karna mereka lebih tahu mana syiah atau bukan tanpa perlu di ingatkan wahabi yang tengah marah marah ini.dan sudah barang tentu karna mereka lebih BERILMU untuk memahami perbedaannya secara detil ketimbang pengikut wahabi yang bicara serampangan.

    pendeknya sikap wahabi kebanyakan tidak menunjukkan Sikap lapang dada karna telah diberikan pencerahan yang lebih jelas.TAPI mereka tidak mau KEHILANGAN MUKA dengan meluncurkan perkatan perkataan yang bernada FITNAH,KASAR sehingga mereka LUPA sendiri jika Tidak sepantas orang Islam yang mengaku bermanhaj salaf namun tidak bisa merealisasikannya dengan menjaga LISAN.

    Maka Pantaslah Sabda Rasulullah ini melekat pada jati diri sekte macam ini. Karna jelas sama dengan tingkah laku khawarij :

    Nabi saw telah memperingatkan :"Akan keluar suatu kaum dari umatku yang membaca Al qur'an, dimana bacaan kalian tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan bacaan mereka. Demikian shalat kalian tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan shalat mereka, juga puasa kalian tidak ada apa-apanya dengan puasa mereka. (HR. Muslim : 2516).


    Nabi saw bersabda :"Sesungguhnya akan keluar dari "orang ini" (khawarij) satu kaum (wahabi salafi.pent) yang membaca kitabullah (al qur'an) dengan mudah, namun tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama bagaikan anak panah yang meleset dari sasarannya (sulit taubatnya). (HR. Muslim : 2500)

    Beliau saw juga bersabda :"Akan muncul sekelompok pemuda yang (pandai) membaca Al qur'an namun bacaan mereka tidak melewati kerongkongannya. Setiap kali muncul sekelompok dari mereka "PASTI TERTUMPAS".

    Dalam satu riwayat Ibnu Umar ra, berkata :"Saya mendengar Rasulullah saw mengulang kalimat "setiap kali muncul sekelompok dari mereka pasti tertumpas" lebih dari 20 kali. Hingga Beliau saw bersabda :"Sampai muncul Dajjal dalam barisan mereka." (HR. Ibnu Majah).

    "Mereka adalah anjing-anjing neraka ;seburuk-buruknya makhluk yang terbunuh di bawah kolong langit, sedang sebaik-baiknya makhluk yang terbunuh adalah yang dibunuh oleh mereka."
    (HR. Tirmidzi : 3000, dari Abu Umamah al-Bahili ra).

    Bagi Kita ,Susah barang tentu Golongan mayoritas (aswaja atau ahlussunnah wal jama`ah) merasa perlu dan penting untuk membela diri dengan mengajukan pembelaan melalui hujah hujah,dalil dalil yang telah di jelaskan oleh generasi awal melalui Guru guru bersanad dan kitab kitab ASLI yang belum di ubah oleh ulama wahabi maksud sebenarnya.

    Sudah barang tentu pula Aswja perlu pula membuka kedok wahabi salafi sesungguhnya dengan melihat pendapat pendapat,hujah hujah ,dalil dalil,fatwa fatwa Ulamanya yang kebanyakan mengada ada dengan mengurangi,menambahi,menghilangkan dan menyalah artikan Maksud ulama salaf sebenarnya.Anda tentu akan heran jika suatu ketika akan melihat dua kitab yang berjudul sama, nama Karangan ulama salafnya sama,namun kemudian ada bagian bagian tertentu SUDAH HILANG,ATAU SUDAH BERBEDA maksud dan isinya.Anda tentu makin heran ketika ditelusuri..dan ternyata itu adalah kitab REPARASI cetakan baru..dan diterbitkan oleh Pustaka Pustaka milik wahabi salafi.misalnya PUSTAKA IMAN SAF`I “yang berlogo MATA SATU bermarkas di Jakarta.

    Dan cobalah sekali kali anda tunjukan pada ulama wahabi kenapa ada dua kitab yang sama tapi isinya berbeda setelah di daur ulang oleh wahabi ??
    Ulama Ulama wahabi ini kebanyak lebih memilih bungkam dan ditempat lain mereka tetap terus terusan berdakwah mengadalkan kitab rujukan ulama wahabi sendiri atau kitab kitab ulama Aswaja PALSU untuk menyerang aswaja dengan mengatakan,missal “ menurut Imam safii..doa itu tidak sampai sesuai dengan isi kitabnya sebagai berikut..bla bla…” padahal jika kita teliti lagi.. ternyata itu kitab hasil karya wahabi salafi yang isinya dan maksudnya sudah tidak sama dengan aslinya dan bahkan dikurangi kalimatnya ketika wahabi model in berdakwah” kelakuan wahabi ini dapat kita lihat dari perbuatan USTADZ FIRANDA AHLUL FITNAH. Di banyak uraiannya yang sepintas benar namun MENYIMPANG.belum lagi ustad wahabi yang lain yang juga tingkah lakunya tidak jauh berbeda dengan Si Firanda ini.

    Sungguh..anda harus cerdas dan teliti dalam memahami kajian yang disampaikan Ulama wahabi salafi .Dan ketika anda lalai dengan hali ini maka di pastikan anda jadi WAHABI tapi tidak merasa jadi wahabi..yang pada akhirnya andapun terlibat menjadi PRAJURIT FITNAHNYA ulama wahabi dan tanpa sadar menyerang sesama muslim yang lain akibat kebodohan anda sendiri yang tidak teliti dan hanya MEMBEO atau ngotot merasa benar padahal belum lagi anda teliti lebih jauh sumber sumbernya ulama wahabi.

    Jika sudah demikian siapakah yang pantas di sebut AHLUL FITNAH ???

    Aku berharap anda lebih bisa cerdas dalam mengkaji setiap persoalan agama.. yang disampaikan Ulama Ulama wahabi salafi tanpa sanad.
    Tugasku,tugas saudara saudara Pemerhati syiar Islam Dan juga Tugas Para Ahli Ulama yang paham tentang hal ini Adalah mengingatkan Kita semua dari semua Syiar Agama yang dibawa Oleh firqoh fiqoh,sekte sekte..yang keluar secara pasti dari as awadul adzhom ( al jama`ah mayoritas yang disepakati Rasulullah)

    “Barangsiapa di antara kamu MENYAKSIKAN SUATU KEMUNGKARAN, maka hendaklah ia merubahnya dengan tangannya, apabila tidak mampu maka rubahlah dengan lisannya, dan apabila tidak mampu maka dengan hatinya, dan yang demikian itulah selemah-lemahnya iman". (HR. Muslim: 2/ 22, syarah Nawawi).

    Rasulullah bersabda “Sesungguhnya manusia itu apabila ia melihat (mengetahui) kemungkaran, tidak pula ia Merubahkannya, maka Allah akan mengumumkan azab-Nya ke atas semua manusia.” ( Ibn ‘Asakir dan Imam Abdariyy)

    Sebelum ngelantur kemana mana membahas Ushul Figh atau syariat ajaran Islam secara luas,sebaiknya ikutilah dulu KEWAJIBAN POKOK Rasulullah berikut ini :

    Nabi telah memerintahkan supaya berpegang teguh pada jamaah mayoritas bukan firqoh firqoh atau sekte sekte kecil macam wahabi salafi yang dalam akidahnya,ushul fighnya pun berbeda dengan Jama`ah mayoritas.

    .Dari Anas bin Malik ra berkata : “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya umatku tidak akan bersepakat pada kesesatan. Oleh karena itu, apabila kalian melihat terjadinya perselisihan, maka ikutilah kelompok mayoritas.” [HR. Ibnu Majah (3950), Abd bin Humaid dalam Musnad-nya (1220) dan al-Thabarani dalam Musnad al-Syamiyyin (2069).

    Sudahkah Kita mengikuti petunjuk Rasulullah Diatas ??
    Coba Pikirkan diri kita sendiri sebelum membela bela golongan yang di ikuti yang Umumnya telah keluar dari al jam`ah mayoritas.

    Rasulullah shallallah alayhi wa aalihi wa sallam bersabda,” Barangsiapa yang memisahkan diri dari jamaaah ( Khilafah Islam ), maka ia mati sebagaimana bangkai jahiliyyah “ ( H.R. Muslim ).
    Maknanya: "…maka barang siapa yang menginginkan tempat lapang di surga hendaklah berpegang teguh pada al Jama’ah; yakni berpegang teguh pada aqidah al Jama’ah”. (Hadits ini dishahihkan oleh al Hakim, dan at-Tirmidzi mengatakan hadits hasan shahih)

    Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
    “إِنَّ اللهَ لَا يُجْمِعُ أُمَّةِ عَلَى ضَلَالَةٍ وَيَدُ اللهِ مَعَ الجَمَاعَةِ وَمَنْ شَذَّ شَذَّ إِلَى النَّارِ”
    “Sesungguhnya Allah tidak menghimpun ummatku diatas kesesatan. Dan tangan Allah bersama jama’ah. Barangsiapa yang menyelewengkan, maka ia menyeleweng ke neraka“. (HR. Tirmidzi: 2168). “Barangsiapa yang menolak sunnahku maka bukan dari golonganku” (Shahih Bukhari).

    Sudah kita merenungi diri dengan Pringatan Rasulullah Diatas ??
    Sudahkah kita mengikuti dulu Sunnah Rasulullah yang utama diatas sebelum bicara hal hal lain tentang agama ??
    Apakah golongan yang kita anut sudah MAYORITAS dari semua golongan Islam ??

    Jadilah Insan Insan yang berwawasan luas,berilmu karna memang berusaha mencarinya dengan gigih.tidak pula mudah mengatakan “syukron akhi/ukhti atas pencerahannya yang baik ini” karna bisa jadi anda tidak sadar sedang diajarkan hukum agama yang keliru,menyalahi ijma ulama secara luas.

    Solusi terbaiknya adalah banyak banyak bertanya dengan Ahli Ulama ,pakar pakar peneliti ajaran agama Islan yang secara Keilmuan sudah begitu matang (Ulama Ulama Pondokkan yang sudah mumpuni semisal di pondok pesantren yang Kwalitasnya sudah mumpuni,Universitas al ahzar .kairo,IAIN IAIN yang tersebar di Indonesia yang mengedepan sanad dsb.

    Bertanyalah kepada orang yang 'alim, dan janganlah beijtihad sendiri terhadap nash-nash. Atau membuat Analisa Analisa sendiri tanpa melihat Sudut Pandang Ahli ijtihad semacam Ulama salaf dari kitab ASLINYA.(kitab asli banyak di dapat di pondok pondok pesantren yang sudah berdiri sejak lama atau kepustakaan Islam seperti di al ahzar mesir,turki,yodania,Irak.Lebanon,haramain.yaman dan beberapa Negara Islam yang memiliki Laboraturium perpustakaan buku buku lama)

    Allah telah berfirman:

    (( فسئلوا أهل الذكر ان كنتم لا تعلمون))

    Maksudnya: Bertanyalah kepada yang mengetahui (ahlinya.pent) jika kamu tidak mengetahui (akan sesuatu perkara).

    Terserah Anda Mau menilai apa terhadap Uraianku ini.Namun sekali lagi Pikirkan dulu baik baik segala sesuatunya secara cerdas,dewasa,dan juga menilai dari sudut pandang Ilmu Pengetahuan yang luas dalam artian..tinggalkan EMOSIONAL Dan KEDANGKALAN HAWA NAFSU AMARAH dengan lebih dulu mencermatinya secara Spesifik.Sesungguhnya Akal yang Sehat adalah mengedepankan Kebijaksanaa dan wawasan berfikir ketimbang mendahulukan amarah yang tidak relevan bahkan jauh dari kriteria ajaran sunnah.INTAHA.


    9.Oktober 2013


    Foto Tohir Baraqbah.

0 komentar:

Posting Komentar

Alqur`an terjemah
Admin Von Edison alousci

 
Design by Blogger Themes | Bloggerized by Admin | free samples without surveys